Kenapa Sound Level Meter di perlukan untuk mengukur kebisingan suara pada industri?
Karena kita tahu bahwa kebisingan akan mempengaruhi kinerja dari tenaga kerja pada industri tersebut, karena kebisingan menyebabkan berbagai gangguan terhadap tenaga kerja, seperti gangguan fisiologis, gangguan psikologis,gangguan komunikasi dan ketulian,atau ada yang menggolongkan gangguannya berupa gangguan auditory, misalnya gangguan terhadap pendengaran dan gangguan non auditory seperti komunikasi terganggu, ancaman bahaya keselamatan, menurunnya performance kerja, kelelahan dan stress.
Diharapkan dengan menggunakan Sound level meter akan memberikan solusi bagi keselamatan tenaga kerja industri karena dengan mengetahui tingkat ukur seberapa besar intensitas suara yang didapat maka akan mendapatkan system proteksi ke tenaga kerja yang baik dan benar. Berikut merupakan alat pelindung pendengaran atas gangguan kebisingan, Alat pelindung diri yang dipakai harus mampu mengurangi kebisingan hingga mencapai level TWA atau kurang dari itu, yaitu 85 dB.
Ada 3 jenis alat pelindung pendengaran
yaitu :
- sumbat telinga (earplug), dapat mengurangi kebisingan 8-30 dB. Biasanya digunakan untuk proteksi sampai dengan 100 dB. Beberapa tipe dari sumbat telinga antara lain : Formable type, Costum-molded type, Premolded type.
- Tutup telinga (earmuff), dapat menurunkan kebisingan 25-40 dB. Digunakan untuk proteksi sampai dengan 110 dB.
- Helm (helmet), mengurangi kebisingan 40-50 dB
Ayo Gunakan Sound Level Meter untuk antisipasi keselamatan kerja dalam hal kebisingan di lingkungan industri!. Semoga Bermanfaat
No comments:
Post a Comment